Masyarakat Poso Desak Pembentukan TGPF Pimpinan Kalla

Diposting oleh Forum Poso Bersatu

Jakarta - Masyarakat Poso di Jakarta mendesak pemerintah segera membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk menyelidiki berbagai kasus kekerasan di Poso pascapeledakan bom 6 September lalu. Mereka juga mendesak agar penyelidikan dilakukan langsung di bawah koordinasi Wapres Jusuf Kalla.

Hal itu disampaikan Forum Poso di Jakarta, Koordinator Kontras Usman Hamid, Koordinator Kontras di Sulawesi Edmon, dan Lembaga Pusat Studi HAM Sulawesi Utara Bernard Nadawu di kantor Kontras, Jalan Borobudur, Jakarta, Senin (11/9/2006).

"Kami mendesak untuk kesekian kalinya untuk dibentuknya TGPF untuk menginvestigasi dan mengungkap kasus kekerasan di Poso mulai 1998 hingga kini," kata Bernard.

Pihaknya, imbuh Bernard, menilai ada upaya sistematis dan strategis dari pihak-pihak tertentu untuk membiarkan langgengnya konflik di Poso. Upaya ini dilakukan dengan cara melakukan aksi-aksi kekerasan, termasuk bom yang menyebabkan jatuhnya warga sipil.

Sementara Koordinator Kontras Usman Hamid mengatakan, Wapres Jusuf Kalla pernah menyatakan, kekerasan di Poso bukan merupakan konflik komunal, tapi ada kelompok-kelompok kecil di luar Poso yang ingin menciptakan konflik tersebut.Untuk itu investigasi independen terhadap kasus kekerasan selama ini perlu ditangani langsung oleh Kalla. "Kami minta penyelidikan ini di bawah langsung koordinasi Jusuf Kalla," tegas Usman.

Sebenarnya berbagai kalangan, lanjut Usman, sering mendesak dibentuknya TGPF, tapi tidak pernah direspons Presiden SBY. Untuk itulah, keterlibatan Kalla sangat diperlukan dalam penyelidikan. Karena Kalla pernah menangani konflik di Poso dan melakukan upaya-upaya perdamaian di Poso melalui Perjanjian Malino saat menjabat sebagai Menko Kesra. "Untuk itulah kami menilai Kalla sangat mengetahui permasalahan di Poso," tuturnya.

Namun dalam kesempatan itu Ketua Forum Poso Bersatu Rudy S Pontoh berpendapat berbeda. Ia mengatakan, tidak perlu TGPF dan keterlibatan Kalla dalam penyelidikan kasus Poso. Karena selama ini sudah banyak data dan fakta yang dimiliki pemerintah."Yang penting saat ini adalah bagaimana masyarakat mau bersikap tegas untuk mengungkap kasus tersebut," katanya. (umi/sss)

SUMBER: Detikcom (M. Rizal Maslan – detikcom)
Dikliping Oleh Divisi Humas Forum Poso Bersatu
Email: posobersatu@gmail.com
Blog, Video, Lagu, dan Foto: http://posobersatu.multiply.com/

0 komentar: